Untuk melakukan cara uninstall Riot Client sampai bersih, tutup client dan seluruh proses Riot melalui system tray serta Task Manager. Setelah itu, hapus semua game Riot yang tidak lagi dibutuhkan, uninstall Riot Vanguard jika terpasang, lalu hapus Riot Client melalui menu Installed apps. Jika Riot Client tidak tercantum, periksa folder instalasinya secara manual setelah seluruh game dihapus. Terakhir, bersihkan shortcut yang tertinggal dan restart komputer agar layanan Vanguard atau proses Riot yang masih tersimpan di memori benar-benar berhenti.
Pahami Komponen yang Akan Dihapus
Riot Client merupakan launcher yang digunakan untuk memasang, memperbarui, dan menjalankan sejumlah game Riot Games di PC. Aplikasi seperti VALORANT dan League of Legends bergantung pada client ini untuk proses login, pembaruan, serta peluncuran game.
Karena itu, Windows mungkin menolak penghapusan Riot Client jika masih ada game Riot yang terpasang. Client tersebut dianggap masih dibutuhkan oleh game yang tersisa.
Selain Riot Client, komputer juga mungkin memiliki Riot Vanguard. Vanguard merupakan sistem anti-cheat yang digunakan oleh VALORANT dan game Riot tertentu. Komponen ini dipasang secara terpisah dan tidak selalu otomatis hilang ketika game atau Riot Client dihapus.
Jika tujuan Anda hanya menghapus satu game, jangan langsung menghapus Riot Client atau Vanguard. Game Riot lain yang masih terpasang mungkin memerlukan keduanya agar dapat dijalankan.
Apakah Uninstall Riot Client Menghapus Akun Riot?
Menghapus Riot Client dari PC tidak sama dengan menghapus akun Riot.
Proses uninstall hanya menghilangkan aplikasi, game, dan komponen lokal dari komputer. Riot ID, daftar teman, progres permainan, pembelian, skin, serta data akun lainnya tetap tersimpan di layanan Riot.
Anda masih dapat menggunakan akun yang sama ketika memasang kembali client di komputer tersebut atau perangkat lain.
Penghapusan akun merupakan proses terpisah melalui layanan dukungan akun Riot. Jangan mengajukan penghapusan akun jika tujuan Anda hanya ingin mengosongkan penyimpanan atau memperbaiki client yang rusak.
Periksa Game Riot yang Masih Terpasang
Sebelum memulai, tentukan apakah Anda ingin menghapus satu game atau seluruh ekosistem Riot dari komputer.
Buka Settings dengan menekan Windows + I, kemudian pilih:
Apps > Installed apps
Ketik “Riot” pada kolom pencarian. Cari juga nama game secara terpisah, misalnya:
- VALORANT
- League of Legends
- Legends of Runeterra
- 2XKO
- Riot Vanguard
- Riot Client
Daftar yang muncul dapat berbeda tergantung game dan komponen yang pernah dipasang.
Apabila League of Legends masih ingin dimainkan, menghapus Riot Client akan membuat game tersebut tidak dapat diluncurkan dengan normal. Begitu juga jika VALORANT masih terpasang, Riot Client dan Vanguard tetap diperlukan.
Tutup Riot Client dari System Tray
Menekan tombol X pada jendela Riot Client belum tentu menutup aplikasinya. Bergantung pada pengaturan client, tindakan tersebut mungkin hanya meminimalkan aplikasi ke area notifikasi Windows.
Periksa system tray di sudut kanan bawah taskbar. Jika ikonnya tidak terlihat, klik tanda panah untuk menampilkan ikon tersembunyi.
Klik kanan ikon Riot Client, kemudian pilih Exit atau Quit.
Jika ikon Vanguard masih muncul, Anda tidak harus memilih Exit Vanguard hanya untuk menghapus game. Keluar dari Vanguard hanya menghentikannya sementara dan bukan proses uninstall. Untuk penghapusan menyeluruh, Vanguard nantinya harus dihapus melalui pengaturan Windows.
Pastikan semua game Riot juga sudah ditutup. Jangan menjalankan launcher, patcher, atau proses pembaruan selama uninstall berlangsung.
Hentikan Proses Riot yang Masih Berjalan
Jika muncul pesan bahwa Riot Client masih aktif, buka Task Manager dengan menekan Ctrl + Shift + Esc.
Pilih bagian Processes, lalu cari proses yang namanya berkaitan dengan Riot Client atau game yang akan dihapus. Nama proses dapat berbeda menurut versi client, tetapi umumnya memuat kata Riot, VALORANT, League, atau nama game terkait.
Pilih proses tersebut, kemudian klik End task. Perhatikan khususnya proses seperti:
- Riot Client
- RiotClientServices
- RiotClientUx
- Riot Client Crash Handler
- VALORANT
- League of Legends
Jangan menghentikan proses Windows atau aplikasi lain yang tidak Anda kenali. Fokus hanya pada proses yang jelas berasal dari Riot dan game yang sedang dihapus.
Setelah semuanya tertutup, tunggu beberapa detik sebelum kembali membuka halaman Installed apps.
Urutan Cara Menghapus Riot Client Sampai Bersih
Urutan paling aman adalah menghapus game terlebih dahulu, kemudian Vanguard, dan terakhir Riot Client. Urutan ini mengurangi risiko client dianggap masih diperlukan oleh aplikasi lain.
1. Uninstall Semua Game Riot yang Tidak Dibutuhkan
Buka:
Settings > Apps > Installed apps
Cari nama game yang ingin dihapus. Klik ikon tiga titik di sebelah kanan nama game, pilih Uninstall, lalu ikuti petunjuk yang muncul.
Ulangi langkah tersebut untuk setiap game Riot yang tidak ingin dipertahankan.
Untuk hapus VALORANT sampai bersih, pastikan game tidak sedang aktif dan Riot Client telah ditutup. Tunggu sampai proses uninstall selesai sebelum beralih ke komponen berikutnya.
Pada Windows 10, nama menunya dapat ditampilkan sebagai:
Settings > Apps > Apps & features
Alternatif lainnya adalah membuka Control Panel, memilih Programs > Programs and Features, kemudian menjalankan uninstall dari sana.
2. Uninstall Riot Vanguard Jika Terpasang
Cari Riot Vanguard di halaman Installed apps. Klik ikon tiga titik, pilih Uninstall, lalu setujui konfirmasi Windows.
Mengeluarkan Vanguard dari system tray tidak menghapus driver dan layanannya. Penghapusan harus dilakukan melalui fitur uninstall Windows.
Jangan menghapus Vanguard apabila Anda masih ingin memainkan game yang mewajibkannya. Tanpa komponen anti-cheat tersebut, game terkait tidak akan dapat dijalankan hingga Vanguard dipasang kembali.
Riot juga menyediakan panduan resmi untuk menghapus atau menonaktifkan Vanguard. Setelah Vanguard dihapus, restart biasanya diperlukan untuk melepaskan driver yang sebelumnya dimuat bersama Windows.
3. Uninstall Riot Client
Kembali ke Installed apps dan cari Riot Client.
Jika tercantum, klik ikon tiga titik, pilih Uninstall, lalu konfirmasikan penghapusan. Windows mungkin meminta izin administrator melalui jendela User Account Control. Pilih Yes jika Anda memang memulai proses tersebut.
Apabila muncul peringatan bahwa masih ada game Riot yang terpasang, batalkan sementara prosesnya. Periksa kembali daftar aplikasi dan hapus game yang masih bergantung pada client.
Beberapa instalasi Riot Client mungkin tidak menampilkan entri uninstall tersendiri. Dalam kondisi tersebut, jangan langsung menghapus file secara acak. Selesaikan penghapusan seluruh game dan Vanguard terlebih dahulu, lalu gunakan pemeriksaan folder sisa yang dijelaskan berikutnya.
Mengatasi Riot Client Tidak Bisa Di-uninstall
Masalah Riot Client tidak bisa di-uninstall biasanya disebabkan oleh proses yang masih berjalan, game yang belum dihapus, pembaruan yang tertunda, atau informasi instalasi Windows yang bermasalah.
Lakukan langkah berikut secara berurutan:
- Tutup semua jendela Riot dan game.
- Pilih Exit dari ikon Riot Client di system tray.
- Hentikan proses Riot melalui Task Manager.
- Pastikan tidak ada game Riot yang masih terpasang.
- Restart komputer, lalu coba uninstall sebelum membuka Riot Client kembali.
- Periksa Riot Client melalui Control Panel jika tidak ditemukan di Installed apps.
Jika uninstall gagal karena file sedang digunakan, restart merupakan pilihan yang lebih aman daripada memaksa menghapus folder. Setelah kembali masuk ke Windows, jangan jalankan game atau client. Langsung buka Installed apps dan ulangi prosesnya.
Apabila entri program ada tetapi uninstallernya rusak, pemasangan ulang client ke lokasi yang sama dapat memulihkan file uninstaller. Setelah instalasi selesai, tutup client dan coba uninstall kembali melalui Settings.
Tidak perlu menggunakan aplikasi pembersih pihak ketiga. Program semacam itu dapat menghapus entri atau file lain yang sebenarnya masih diperlukan Windows maupun game yang ingin dipertahankan.
Jika Riot Client Tidak Muncul di Daftar Aplikasi
Riot Client terkadang tersimpan sebagai bagian dari instalasi game dan tidak muncul sebagai program terpisah. Jika semua game dan Vanguard sudah dihapus, periksa lokasi instalasi yang benar-benar digunakan.
Lokasi umum Riot adalah:
C:\Riot Games
Buka folder tersebut melalui File Explorer. Periksa isinya sebelum menghapus apa pun. Jika folder hanya berisi Riot Client atau folder game yang sudah di-uninstall, folder tersebut dapat dihapus sebagai sisa instalasi.
Apabila Anda dahulu memilih drive lain, misalnya drive D, periksa folder Riot Games pada drive tersebut.
Jangan menghapus seluruh Program Files, ProgramData, folder Windows, atau folder pengguna hanya karena menemukan satu file Riot di dalamnya. Hapus hanya folder yang jelas bernama Riot Games, Riot Client, atau nama game yang sudah di-uninstall.
Panduan clean uninstall Riot juga mencantumkan penghapusan folder game dan Riot Client yang tersisa sebelum melakukan instalasi baru. Langkah tersebut terutama berguna untuk cara mengatasi game error akibat file instalasi yang rusak. Dokumentasi clean uninstall Riot Games dapat digunakan jika struktur folder di komputer Anda berbeda.
Memeriksa Cache dan File Lokal yang Tertinggal
Tekan Windows + R, ketik:
%localappdata%
Kemudian tekan Enter. Cari folder bernama Riot Games atau folder game yang telah dihapus.
Folder AppData umumnya berisi cache, log, konfigurasi lokal, dan data sementara. Jika seluruh software Riot sudah di-uninstall dan Anda tidak membutuhkan pengaturan lokalnya, folder sisa yang jelas berkaitan dengan Riot dapat dihapus.
Namun, jika Anda hanya menghapus satu game dan masih menggunakan game Riot lain, jangan menghapus seluruh folder Riot Games secara otomatis. Hapus hanya subfolder milik game yang sudah tidak digunakan.
Anda juga dapat memeriksa Recycle Bin setelah proses selesai. Kosongkan hanya jika sudah yakin tidak ada file yang perlu dipulihkan.
Tidak disarankan mengedit Windows Registry secara manual. Kesalahan menghapus entri registry dapat memengaruhi program lain dan biasanya tidak diperlukan untuk uninstall normal.
Menghapus Shortcut yang Masih Muncul
Kadang-kadang Riot Client masih muncul di desktop, Start Menu, atau taskbar meskipun file utamanya telah dihapus. Ikon tersebut biasanya hanya shortcut yang tertinggal.
Untuk shortcut desktop, klik kanan ikon lalu pilih Delete.
Jika ikon masih dipasang pada taskbar, klik kanan dan pilih Unpin from taskbar.
Untuk ikon pada Start Menu, klik kanan hasil pencarian dan pilih Unpin from Start. Jika tersedia pilihan Open file location, buka lokasi tersebut dan hapus shortcut Riot—bukan folder sistem yang menampung Start Menu.
Shortcut yang tidak lagi berfungsi bukan berarti Riot Client masih aktif. Pastikan melalui Installed apps, Task Manager, dan folder instalasi sebelum menyimpulkan bahwa program belum terhapus.
Kapan Komputer Harus Di-restart?
Restart sangat disarankan setelah uninstall Riot Vanguard karena driver anti-cheat dapat dimuat ketika Windows melakukan booting. Restart membantu menghentikan layanan tersebut secara penuh.
Restart juga diperlukan ketika:
- Windows menyatakan file Riot masih digunakan.
- Uninstall selesai tetapi folder tidak bisa dihapus.
- Riot Client tetap terlihat aktif di Task Manager.
- Anda hendak memasang ulang Vanguard.
- Installer baru masih mendeteksi instalasi lama.
- Game atau client baru saja mengalami pembaruan yang gagal.
Tidak perlu melakukan restart setelah setiap game dihapus. Selesaikan dahulu urutan uninstall, kemudian restart sekali. Jika Vanguard meminta restart lebih awal, ikuti instruksi yang ditampilkan.
Cara Install Ulang Riot Client dengan Aman
Jika tujuan uninstall adalah memperbaiki launcher atau game yang rusak, lakukan instalasi ulang setelah komputer direstart.
Pastikan folder instalasi lama yang memang sudah tidak dibutuhkan telah dihapus. Periksa juga bahwa tidak ada proses Riot yang masih berjalan.
Unduh installer melalui situs resmi game Riot yang ingin dimainkan. Riot Client akan ikut dipasang atau diperbarui ketika installer game dijalankan. Hindari mengunduh installer dari situs berbagi file karena versinya mungkin lama atau telah dimodifikasi.
Jalankan installer, tentukan lokasi penyimpanan, kemudian tunggu pengunduhan selesai. Untuk game yang menggunakan Vanguard, komponen anti-cheat akan dipasang kembali dan sistem mungkin meminta restart.
Setelah reboot, buka client, login menggunakan akun Riot lama, lalu biarkan pembaruan selesai. Cara install ulang Riot Client ini tidak menghapus progres akun karena data permainan tersimpan pada akun Riot, bukan hanya di folder instalasi komputer.
Pemeriksaan Akhir Setelah Uninstall
Setelah komputer menyala kembali, buka Task Manager dan pastikan tidak ada proses Riot yang aktif. Periksa Installed apps untuk memastikan game, Vanguard, dan Riot Client yang ingin dibuang sudah tidak tercantum.
Selanjutnya, periksa folder instalasi yang sebelumnya digunakan serta shortcut di desktop, Start Menu, dan taskbar. Hapus hanya sisa yang identitasnya jelas.
Dengan urutan tersebut, menghapus file Riot Games dapat dilakukan tanpa aplikasi pembersih tambahan dan tanpa mengutak-atik folder sistem secara sembarangan. Jika satu game Riot tetap dipertahankan, biarkan komponen bersama yang masih dibutuhkan agar game tersebut tetap dapat dibuka dan diperbarui.
